Berikan Penguatan kepada KaUPT se-Kalbar, Kakanwil : Hindari Pelanggaran, Jaga Kepercayaan Publik terhadap Pemasyarakatan.

Pontianak – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat (Kakanwil Ditjenpas Kalbar) Jayanta yang didampingi oleh Kabag Tata Usaha dan Umum Bistok O Situngkir memberikan penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Pontianak sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan integritas jajaran pemasyarakatan, Jumat (03/04/2026).


Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban merupakan prioritas utama yang tidak boleh ditawar dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Ia meminta seluruh Kepala UPT untuk meningkatkan kontrol dan pengawasan guna memastikan kondisi Lapas dan Rutan tetap aman, tertib, dan kondusif.


“Keamanan adalah harga mati. Tidak boleh ada celah sekecil apa pun yang dapat mengganggu stabilitas di dalam Lapas dan Rutan,” tegasnya.


Kakanwil juga menginstruksikan agar seluruh jajaran UPT berpedoman pada Pedoman Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 dalam setiap pelaksanaan kegiatan, sehingga seluruh program yang dijalankan memiliki arah yang jelas, terukur, dan berdampak nyata.


Selain itu, perhatian terhadap pemenuhan hak dasar warga binaan turut menjadi sorotan. Melalui program dapur sehat, Kakanwil meminta agar pengelolaan makanan bagi warga binaan terus ditingkatkan dari segi kualitas, kebersihan, dan nilai gizi.


“Dapur sehat harus benar-benar kita pastikan berjalan optimal. Ini bukan hanya program, tetapi bentuk tanggung jawab kita dalam memenuhi hak dasar warga binaan,” ujarnya.


Menutup arahannya, Kakanwil memberikan penekanan tegas terkait pentingnya menjaga marwah institusi. Ia mengingatkan seluruh Kepala UPT untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan pemberitaan negatif.


“Jaga nama baik pemasyarakatan. Hindari segala tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik. Kita harus menjadi institusi yang bersih, profesional, dan dapat dipercaya,” tegasnya. Melalui penguatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Barat semakin solid, berintegritas, dan mampu menghadirkan pelayanan prima (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).

KANWIL DITJENPAS KALBAR LAKSANAKAN PENYEMATAN DAN PENYERAHAN SK KENAIKAN PANGKAT KEPADA 19 PEGAWAI

Pontianak – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan penyematan tanda kenaikan pangkat dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalbar, pada Rabu, 01 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja para pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan. Sebanyak 19 orang pegawai menerima kenaikan pangkat pada kesempatan tersebut.

Prosesi penyematan tanda kenaikan pangkat dan penyerahan SK dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, kepada perwakilan pegawai yang naik pangkat, disaksikan oleh seluruh jajaran pegawai.

Dalam sambutannya, Jayanta menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga merupakan amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. “Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi yang telah saudara berikan. Namun demikian, hal ini juga menjadi tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan,” ujar Jayanta.

Ia juga berharap agar momentum kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada para pegawai yang menerima kenaikan pangkat, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas capaian yang telah diraih.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Kalbar dapat terus memperkuat komitmen dalam bekerja secara profesional, berintegritas, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN GELAR SILATURAHMI IDULFITRI 1447 H, TEKANKAN KEBERSAMAAN DAN KETAHANAN PANGAN

Pontianak – Keluarga besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) menyelenggarakan acara silaturahmi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Barat pada Senin (30/03/2026). Acara yang mengusung tema “Silaturahmi Menguatkan Kebersamaan” ini dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Dr. Agus Andrianto, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan tinggi lainnya. Acara ini diikuti secara luring oleh pejabat pusat dan secara daring oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah serta Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Dalam prakatanya, Sekretaris Jenderal Kemenimpas, Dr. Asep Kurnia, melaporkan keberhasilan pengumpulan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah Ramadan tahun ini yang menunjukkan peningkatan sebesar 5,53% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain laporan filantropi, acara ini juga dimeriahkan dengan sajian hidangan khas nusantara yang dibawa oleh para pegawai dari daerah asal mereka sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal dan simbol persatuan.

Menteri Agus Andrianto dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin serta mengajak seluruh jajaran untuk melakukan refleksi diri pasca-Ramadan. Beliau menekankan bahwa kualitas ibadah harus tercermin dalam perilaku nyata dan kinerja pelayan publik.

Menyikapi dinamika global, Menteri Agus memberikan perhatian khusus pada isu ketahanan pangan. Beliau mendorong para pegawai untuk mulai membangun ketahanan pangan mandiri dari lingkungan keluarga guna menghadapi fluktuasi ekonomi dan harga komoditas yang dipicu oleh situasi internasional. “Mari kita kembali membangun semangat untuk melakukan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Menteri Agus menutup sambutannya sebelum memulai prosesi saling bersalaman dengan seluruh staf.

3.392 WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN KALBAR TERIMA REMISI IDUL FITRI 1447 H, 49 ORANG LANGSUNG BEBAS

Pontianak – Sebanyak 3.392 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat menerima remisi khusus dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dari jumlah tersebut, 49 orang di antaranya langsung dinyatakan bebas, Sabtu (21/03).

Pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, menyampaikan bahwa remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

“Remisi yang diberikan ini merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Kami berharap ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berperilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh,” ujar Jayanta.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemberian remisi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada reintegrasi sosial.

“Momentum Idul Fitri ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat semangat perubahan diri. Bagi yang langsung bebas, kami berharap dapat kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik serta produktif,” tambahnya.

Salah satu warga binaan yang langsung bebas mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah mendapatkan remisi pada Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, ini menjadi momen yang sangat berarti bagi saya. Saya berterima kasih atas pembinaan dan pelayanan yang telah diberikan selama ini. Ke depan, saya bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ungkapnya dengan haru.

Dengan pemberian remisi ini, diharapkan para warga binaan semakin termotivasi untuk menjalani masa pidana dengan baik serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

KAKANWIL DITJENPAS KALBAR TINJAU LAYANAN KUNJUNGAN HARI PERTAMA IDUL FITRI 1447 H DI LAPAS DAN RUTAN PONTIANAK

Pontianak – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Amico Balalembang, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan layanan kunjungan pada hari pertama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapas dan Rutan Pontianak, Sabtu (21/03).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan kunjungan bagi masyarakat berjalan dengan optimal, tertib, serta tetap mengedepankan prinsip pelayanan prima.

Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil Jayanta tidak hanya melakukan pengecekan fasilitas dan alur layanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan keluarga warga binaan yang datang berkunjung. Ia menyapa dan berdialog dengan para pengunjung guna mendengarkan secara langsung pengalaman serta masukan terhadap layanan yang diberikan.

“Kami memastikan bahwa layanan kunjungan pada Hari Raya Idul Fitri ini berjalan dengan baik, tertib, dan humanis. Kanwil Ditjenpas Kalbar harus hadir dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dengan mengedepankan pelayanan prima,” ujar Jayanta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Amico Balalembang, menegaskan bahwa seluruh jajaran telah disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.

“Kami memastikan seluruh petugas memberikan pelayanan secara profesional, responsif, dan humanis, sehingga masyarakat yang melaksanakan kunjungan dapat merasakan kenyamanan serta keamanan selama berada di dalam lingkungan Lapas dan Rutan,” tegas Amico.

Salah satu keluarga warga binaan yang hadir juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan oleh petugas.

“Kami merasa sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Prosesnya tertib, petugasnya ramah, dan suasananya juga nyaman, sehingga kami bisa bertemu keluarga dengan tenang di hari yang spesial ini,” ungkap salah satu pengunjung.

Dengan adanya pemantauan langsung ini, diharapkan seluruh pelaksanaan layanan kunjungan di Lapas dan Rutan Pontianak dapat berjalan maksimal serta memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan warga binaan

KAKANWIL DITJENPAS KALBAR TINJAU KESIAPAN LAYANAN KUNJUNGAN IDUL FITRI 1447 H DI LAPAS DAN RUTAN PONTIANAK

Pontianak – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Amico Balalembang, melaksanakan pengecekan langsung terhadap kesiapan layanan kunjungan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Pontianak, Jumat (20/03).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah memastikan seluruh sarana dan prasarana serta mekanisme layanan kunjungan bagi warga binaan dan keluarga dapat berjalan dengan optimal, tertib, dan humanis selama momentum Hari Raya Idul Fitri.

Dalam pengecekan tersebut, Kakanwil meninjau berbagai aspek penting, mulai dari alur layanan kunjungan, kesiapan petugas, ruang tunggu pengunjung, hingga pengamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kunjungan berlangsung.

Jayanta menegaskan bahwa pelayanan kunjungan Idul Fitri merupakan momen yang sangat penting bagi warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga, sehingga harus dipersiapkan secara maksimal.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan kunjungan pada Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan dan keluarganya,” ujar Kakanwil.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Amico Balalembang, menambahkan bahwa jajaran telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna mendukung kelancaran layanan kunjungan.

“Kami telah menyiapkan skema pelayanan yang terukur, mulai dari pengaturan jadwal kunjungan, optimalisasi sarana prasarana, hingga penguatan koordinasi antar petugas di lapangan. Harapannya, seluruh proses kunjungan dapat berjalan lancar, tetap memperhatikan aspek keamanan, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ungkap Amico.

Lebih lanjut, jajaran juga diingatkan untuk tetap mengedepankan sikap profesional, humanis, serta menjaga integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di seluruh UPT Pemasyarakatan, khususnya di wilayah Pontianak, dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat.

KEPALA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN KALIMANTAN BARAT, JAYANTA MELAKSANAKAN KEGIATAN SAFARI RAMADAN DI RUTAN KELAS IIB LANDAK

Landak – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Rutan Kelas IIB Landak. Kegiatan tersebut turut diikuti oleh Kabid Pelayanan dan Pembinaan Amico Balalembang, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka-UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Barat sebagai bentuk silaturahmi serta penguatan koordinasi jajaran pemasyarakatan di wilayah Kalimantan Barat, Sabtu (14/03).

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, Kakanwil juga menyerahkan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren Al Muslimun sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat sekitar. Melalui bantuan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Kalbar berharap dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Usai pelaksanaan Safari Ramadan, Kakanwil mengumpulkan seluruh Ka-UPT se-Kalimantan Barat untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya kesiapsiagaan di setiap Unit Pelaksana Teknis, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan yang dapat terjadi selama momentum hari raya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kesiapan sarana pendukung operasional.

Kakanwil mengingatkan agar setiap UPT memastikan ketersediaan genset sebagai langkah antisipasi apabila terjadi pemadaman listrik, sehingga operasional dan sistem pengamanan tetap berjalan dengan baik. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya ketersediaan air bersih di setiap UPT. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menyiapkan sumur bor dragon sebagai langkah antisipatif apabila terjadi gangguan listrik yang dapat memengaruhi distribusi air.
Menanggapi arahan tersebut, para Kepala UPT menyampaikan komitmen untuk melaksanakan seluruh instruksi yang telah disampaikan oleh Kakanwil. Para Ka-UPT menyatakan kesiapan jajaran di masing-masing satuan kerja untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung berada dalam kondisi siap guna menghadapi momentum perayaan Idul Fitri.
Melalui kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Barat dapat semakin siap menjaga kondisi yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga pelayanan kepada masyarakat serta proses pembinaan terhadap warga binaan tetap berjalan optimal menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

KANWIL DITJENPAS KALBAR GELAR BUKA PUASA BERSAMA, KAKANWIL BAGIKAN TAKJIL KEPADA MASYARAKAT

Pontianak – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di lapangan Kanwil Ditjenpas Kalbar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kanwil Ditjenpas Kalbar serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kota Pontianak.

Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, bersama jajaran terlebih dahulu melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan berbagi takjil ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat sekitar.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan di lapangan Kanwil Ditjenpas Kalbar. Suasana kekeluargaan tampak terasa ketika seluruh jajaran pegawai dan para Kepala UPT se-Kota Pontianak berkumpul dalam momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi hidangan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.

Ia berharap melalui momentum Ramadan ini, seluruh jajaran dapat semakin meningkatkan nilai kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta terus memberikan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan.

Sementara itu, kegiatan juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Mansyur. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa orang yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya serta pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta mempererat hubungan dengan sesama.

Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, diharapkan kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Kalbar semakin kuat, sehingga dapat terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

MAKLUMAT PELAYANAN KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN KALIMANTAN BARAT

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat menetapkan Maklumat Pelayanan sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan dan komitmen terhadap Penyelenggaraan Kebijakan serta untuk mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Maklumat Pelayanan ini merupakan bukti kesungguhan kami sebagai pemberi layanan kepada masyarakat untuk menetapkan prinsip-prinsip Good Governance (Transparansi, Akuntabilitas, Keterbukaan dan Keadilan).

SAFARI RAMADAN KABAGTUM KANWIL DITJENPAS KALBAR SAPA WARGA BINAAN, PERKUAT PEMBINAAN DAN KEBERSAMAAN

Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Bistok Oloan Situngkir dan Kabid. Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Safari Ramadan ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Putussibau dan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sanggau, Jumat (06/03).

Dalam kunjungannya, Kabag TU Kanwil Ditjenpas Kalbar meninjau sejumlah fasilitas di rutan, mulai dari blok hunian warga binaan, dapur penyediaan makanan, hingga area layanan kunjungan. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh layanan berjalan optimal, serta kebersihan dan keamanan tetap terjaga.

Tidak hanya melakukan monitoring, Kabag TU juga menyempatkan diri berdialog dan menyapa warga binaan.

Ia mengajak para warga binaan untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.

Setelah itu, Kabagtum memberikan arahan kepada jajaran petugas, Kabagtum menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, integritas, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak citra institusi pemasyarakatan.

“Momentum Ramadan ini harus kita jadikan sebagai pengingat untuk terus meningkatkan integritas, menjaga kekompakan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan,” ujarnya.

Terakhir, Kabagtum mengajak para petugas agar bijak dalam bermedia sosial dan menjaga keutuhan Rumah Tangga.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan tercipta suasana yang penuh kebersamaan dan kedamaian di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, berintegritas, dan humanis.